Analisa

Analisa Usaha berdasarkan nilai terkecil penjualan, sehingga diharapkan pada kenyataannya, nilai omzet lebih besar. Dengan mengunakan asumsi terendah yaitu dengan penjualan 50 porsi dan 50 minuman dalam sehari. Waktu yang digunakan dalam perhitungan ini menggunakan 30 hari dalam sebulan. Harga jual adalah 6.000 untuk penjualan per porsi dan 2.500 untuk penjualan per botol minuman. Perhitungan untuk makanan pendukung lainnya kami tidak masukkan, untuk mempemudah perhitungan ini.

Pendapatan

  • Penjualan Mie dalam sebulan (30 hari x 50 porsi x Rp 6.000,-) = Rp 9.000.000,-
  • Penjualan Minuman dalam sebulan (30 hari x 50 botol x Rp 2.500,-) = Rp 3.750.000,-

Pengeluaran Operasional

  • Sewa Tempat = Rp 750.000,-
  • Gaji Karyawan @750.000 = Rp 1.500.000,-
  • Untuk listrik dan air = Rp 300.000,-
  • Biaya lain lain = Rp 1.000.000,-

Belanja Bahan Baku

  • Bahan baku bumbu ayam (Rp 20.000 x 1 x 30 hari) = Rp 600.000,-
  • Bahan baku ayam (Rp 22.000 x 2 x 30 hari ) = Rp 1.320.000,-
  • Bahan baku Mie (Rp 12.000 x 3 x 30 hari ) = Rp 1.080.000,-
  • Bahan baku minuman (Rp 1.500 x 50 x 30 hari ) = Rp 2.250.000,-

Total Omzet penjualan per bulan = Rp 12.750.000,-

Laba Bersih

Laba Bersih dalam sebulan = Rp 3.950.000,- ditambah dengan laba penjualan makanan pendukung lainnya Rp 1.000.000,-

Total Laba bersih Rp 4.950.000,-.

BEP

Balik modal investasi pada usaha mie ayam malioboro tergantung pada paket pilihan anda. Dan tentu saja untuk penjualan yang dilakukan di Mall, maka harga perporsi mie akan lebih tinggi.